Pengembangan program senam aerobik untuk masyarakat desa dapat dilakukan dengan melibatkan mereka dalam pemilihan musik dan gerakan yang sesuai, mengadakan sesi latihan yang teratur dan konsisten di lokasi yang mudah dijangkau, serta mengedukasi tentang pentingnya manfaat senam aerobik seperti peningkatan daya tahan, kesehatan jantung, dan kebugaran tubuh secara keseluruhan. Fokus pada komponen sosial untuk mempererat kebersamaan dan menciptakan lingkungan yang positif juga penting untuk keberlanjutan program.
Universitas Negeri Surabaya (Unesa) melalui program pengabdian kepada masyarakat (PKM), mengajak Ibu-Ibu PKK Perumahan Delta Marina, Desa Ngingas, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo untuk tetap aktif bergerak dalam menjaga kebugaran jasmani.
Kegiatan PKM dilakukan dalam bentuk pelatihan dan pendampingan aktifitas olahraga senam dalam Menjaga Kebugaran Jasmani Dan Kesehatan, perlu diberikan karena warga desa supaya mengetahui apa yang dimaksud dengan Aktifitas olahraga senam dan kebugaran jasmani, terutama aktifitas dan kebugaran jasmani Ibu-Ibu PKK Desa Ngingas RT 18, RW 06 Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo . Akibatnya banyak Ibu-ibu PKK yang terganggu kebugarannya, sehingga perlu Aktifitas olahraga senam dalam menjaga kebugaran jasmani. Terutama otot-otot disekitar wajah leher, punggung dan kaki, karena kurang bergerak dan beraktifitas kebugaran.
Solusi yang ditawarkan adalah memberikan pendampingan cara mengatasi dengan Aktifitas Olahraga senam dalam menjaga kebugaran jasmani dan Kesehatan. Dalam kegiatan senam, menjaga Kesehatan, kebugaran jasmani dan hasilnya dapat dilihat dari hasil tes kebugaran jasmani. Ketua kegiatan, Shery Iris Zalillah, S.Pd., M.Kes. mengatakan, kegiatan PKM ini bertujuan mengajak masyarakat, khususnya ibu-ibu pkk di desa Ngingas, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo untuk tetap aktif bergerak selama di rumah.
PKM ini memiliki tujuan dari PKM ini: 1. Pelaksanaan Survei dan Analisis Kebutuhan, 2. Perancangan Program, 3. Pelaksanaan dan Evaluasi, 4. Pengembangan Komunitas. Untuk pendampingan Ibu-ibu PKK yang selama ini kurang bergerak dan beraktifitas olahraga sehingga banyak menimbulkan ganguan Kebugaran jasmani dan kesehatan. Selain ada pendampingan PKM ini ada buku tentang senam aerobic, menjaga kebugaran dengan aktifitas kebugaran jasmani dan Kesehatan.
Setelah menyampaikan upaya menjaga kesehatan, dilakukan pelatihan dan pendampingan aktivitas fisik kepada PKM. Peserta diajarkan secara langsung bagaimana cara menentukan intensitas, dan jenis aktivitas fisik yang tepat untuk meningkatkan imunitas.
Selain itu, peserta juga dapat melakukan pengukuran status gizi, tekanan darah, serta tes kebugaran jasmani. "Memang untuk meningkatkan imunitas di samping mengatur pola makan, istirahat cukup, juga diperlukan pola aktivitas fisik yang tepat. Aktivitas fisik yang disarankan yaitu aktivitas fisik dengan intensitas dan dilakukan dengan teratur. Tim PKM melakukan pelatihan dan pendampingan kepada peserta untuk menentukan intensitas dan jenis aktivitas fisik yang tepat," jelasnya.
"Kegiatan ini sangat menarik dan bermanfaat, kami belajar banyak pengetahuan baru tentang pentingnya tetap aktif bergerak untuk menjaga kebugaran jasmani dan senam wajah dan tubuh bagi ibu-ibu PKK Desa Ngingas, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo. Mereka juga diajarkan bagaimana cara menentukan intensitas dengan mengukur denyut nadi, selain itu kami juga diajak mempraktikkan berbagai jenis aktivitas fisik yang bisa dilakukan di rumah,"
Pelaksana PKM mengucapkan terima kasih kepada Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Surabaya yang telah memberi dukungan dan pendanaan terhadap kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini sangat bermanfaat sekali bagi Ibu-Ibu PKK RT 18 RW 06 Desa Ngingas Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo.

