Pelatihan Unplugged Coding: Strategi Inovatif Tingkatkan Literasi dan Numerasi Anak Usia Dini di Sleman
Home » Pendidikan » Pelatihan Unplugged Coding: Strategi Inovatif Tingkatkan Literasi dan Numerasi Anak Usia Dini di Sleman
Pelatihan Unplugged Coding: Strategi Inovatif Tingkatkan Literasi dan Numerasi Anak Usia Dini di Sleman

Sleman, 5 Juli 2025 — Program Studi S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Pelatihan Unplugged Coding: Strategi Inovatif Meningkatkan Kemampuan Literasi dan Numerasi Anak” yang berlangsung pada 4–5 Juli 2025 di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari komitmen Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Dengan menggandeng Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Sleman, pelatihan ini menyasar peningkatan kualitas layanan pendidikan anak usia dini (PAUD) melalui metode pembelajaran inovatif yang tidak bergantung pada perangkat digital, namun tetap menyasar kemampuan berpikir logis, literasi, dan numerasi anak secara menyenangkan.

Sebanyak 221 guru PAUD dari berbagai lembaga di Kabupaten Sleman turut ambil bagian dalam pelatihan ini. Mereka dibekali pemahaman dan praktik langsung mengenai pendekatan unplugged coding, seperti penggunaan permainan, cerita bergambar, hingga aktivitas fisik berbasis algoritma sederhana yang bisa diterapkan di dalam kelas tanpa komputer.

Koordinator Prodi S1 PG PAUD UNESA, Dr. Kartika Rinakit Adhe, M.Pd., mengungkapkan apresiasinya terhadap antusiasme tinggi para peserta. “Ini adalah kegiatan yang mulia, di mana semua pihak berkontribusi untuk kebaikan bangsa. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat besar bagi lembaga PAUD di Sleman maupun kami sebagai penyelenggara pendidikan calon guru,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dr. Kartika menekankan bahwa literasi dan numerasi tidak hanya dapat ditanamkan melalui metode konvensional, tetapi juga melalui pendekatan kreatif yang relevan dengan perkembangan anak usia dini. Unplugged coding, menurutnya, adalah jembatan yang efektif untuk membangun dasar berpikir sistematis dan kemampuan problem solving sejak dini.

Sementara itu, Ibu Arum, selaku Koordinator IGTKI Kabupaten Sleman, menyambut hangat dan mengapresiasi kehadiran tim dosen dan mahasiswa PG PAUD UNESA. Ia menyatakan bahwa pelatihan ini menjadi angin segar dalam pengembangan profesionalisme guru-guru PAUD di daerahnya. “Kegiatan ini memberikan inspirasi baru bagi guru dalam menyusun pembelajaran yang aktif, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan anak zaman sekarang,” ucapnya.

Pelatihan ini diharapkan tidak hanya menjadi momentum berbagi ilmu, tetapi juga membuka ruang kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan komunitas pendidikan anak usia dini. UNESA menegaskan bahwa kegiatan PKM semacam ini akan terus ditingkatkan sebagai bagian dari upaya membangun Indonesia yang cerdas sejak usia dini.

  • togel online
  • slot gacor thailand
  • slot bet 200
  • slot qris
  • slot demo
  • slot gacor hari ini