Mekkah – 16 Juli 2025.
Program Studi S1 Manajemen Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Surabaya (UNESA), menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang menggandeng Sekolah Indonesia Mekkah (SIM) dengan mengusung tema “SI-BK Go Digital: Layanan Bimbingan Konseling Berbasis Ekosistem Digital untuk Mengakselerasi Kompetensi Guru di Sekolah Indonesia Mekkah.”
Kegiatan ini dilaksanakan secara daring pada hari Rabu, 16 Juli 2025, dan diikuti oleh seluruh guru di lingkungan Sekolah Indonesia Mekkah. Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Program Studi S1 Manajemen Pendidikan UNESA, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi internasional dan penguatan kompetensi guru dalam bidang manajemen pendidikan, khususnya di bidang layanan Bimbingan dan Konseling.
Tim pelaksana PKM ini terdiri dari para dosen berpengalaman, yaitu Dr. Nuphanudin, S.IP., M.Pd., Dr. Amrozi Khamidi, M.Pd., Dr. Mohammad Syahidul Haq, M.Pd., dan Rezki Nurma Fitria, M.Pd. Kegiatan ini terbagi ke dalam dua sesi utama.
Sesi pertama diisi oleh Dr. Nuphanudin dan Dr. Amrozi Khamidi yang menyampaikan materi mengenai "Pengembangan Ekosistem Digital untuk Layanan BK" yang menyoroti pentingnya integrasi teknologi dalam membangun layanan konseling yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan zaman.
Sesi kedua dilanjutkan oleh Dr. Mohammad Syahidul Haq dan Rezki Nurma Fitria yang membawakan materi "Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Bimbingan dan Konseling". Dalam paparannya, tim menjelaskan beragam aplikasi dan platform digital yang dapat diintegrasikan dalam praktik konseling guru di sekolah-sekolah luar negeri, khususnya yang menghadapi tantangan geografis dan keterbatasan akses.
Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk mendorong transformasi digital di dunia pendidikan, termasuk di sekolah-sekolah Indonesia yang berada di luar negeri.
Dengan adanya program ini, diharapkan para guru di Sekolah Indonesia Mekkah dapat semakin terampil memanfaatkan teknologi untuk memberikan layanan Bimbingan dan Konseling yang lebih efektif, personal, dan responsif terhadap kebutuhan peserta didik.

