Literasi pembelajaran adalah pendekatan pendidikan yang menekankan pentingnya kemampuan membaca, menulis, dan berpikir kritis sebagai dasar untuk mengembangkan keterampilan akademis dan keterampilan hidup lainnya. Dalam konteks pembelajaran, literasi bukan hanya tentang kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan untuk memahami, menganalisis, dan mengolah informasi dari berbagai sumber untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari
Universitas Negeri Surabaya mengajak Guru-Guru pada SMP Negeri Se Kota Batu, untuk penguatan kompetensi literasi dalam pembelajaran PJOK kebugaran jasmani di Gedung Dinas Pemerintahan Pendidikan Kota Batu. Sehingga perlu sekali diberikan pengetahuan dan sosialisasi penguatan kompetensi literasi pembelajaran PJOK Kebugaran Jasmani. Universitas Negeri Surabaya (UNESA) melalui program pengabdian kepada masyarakat (PKM), mengajak Guru-guru SMP Negeri Se Kota Batu dalam penguatan kompetensi literasi dalam pembelajaran PJOK kebugaran jasmani.
Kegiatan PKM ini dilakukan dalam bentuk Edukasi dan pendampingan literasi pembelajaran PJOK Kebugaran Jasmani. Edukasi kebugaran jasmani bagi guru-guru MGMP Se Kota Batu. Bagaimana proses pembelajaran, cara praktek, cara menggunakan sarana prasarana dan evaluasi saat menjaga kebugaran jasmani. Ketua Pelaksana kegiatan ini, Prof. Dr. Hari Setijono, M.Pd. mengatakan, kegiatan PKM ini bertujuan mengajak guru-guru SMP Negeri Se Kota Batu menjaga kebugaran jasmani.
PKM ini memiliki tujuan Guru sebagai pendidik mempunyai peran yang sangat penting dalam mengarahkan proses dan tujuan pembelajaran di kelas. Tujuan pembelajaran memerlukan arah yang jelas guna mencapai tujuan pendidikan yang telah dirancang. Seiring berjalannya waktu, kualitas pembelajaran diharapkan semakin meningkat menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Kurang beraktifitas fisik mengakibatkan adanya learning loss atau penurunan daya kemampuan yang bukan hanya terjadi pada peserta didik, tapi juga pada pendidik (guru). Pada dasarnya menekankan kepekaan terhadap dua hal: (1) peningkatan kesadaran terhadap persamaan hak, tanggung jawab, dan kesempatan yang sama antara laki-laki dan perempuan; (2) peningkatan kesadaran untuk mengangkat martabat masyarakat dan kemandirian individu--dari semua kelompok sosial--sebagai modal untuk mencapai kualitas hidup yang lebih baik. Tujuan pelaksanaan pengabdian di Gedung Dinas Pemerintahan Pendidikan Kota Batu ini adalah untuk memberikan wawasan dan pengetahuan tentang pentingnya penguatan literasi dan gesi yang mengarah pada peningkatan kualitas pembelajaran yang literat dan ramah. Adapun yang menjadi sasaran pelatihan adalah guru-guru Gedung Dinas Pemerintahan Pendidikan Kota Batu dengan berfokus pada rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) atau modul ajar mereka yang menggunakan strategi literasi. Melalui aktivitas pengabdian kepada masyarakat, Unesa dengan guru-guru di Gedung Dinas Pemerintahan Pendidikan Kota Batu dapat memberikan manfaat bagi pengembangan kompetensi guru secara berkelanjutan. Penguatan dilaksanakan dengan metode pelatihan secara intensif dengan melibatkan partisipasi aktif guru guna meningkatkan kualitas pembelajaran. PKM dilaksanakan selama 5 bulan. Kegiatan ini akan menghasilkan luaran berupa satu artikel pada media massa cetak/elektronik yang bukan terbitan Unesa dan video kegiatan. Di samping itu, ada luaran tambahan berupa artikel yang disajikan dalam forum ilmiah Internasional.
Pelaksana PKM mengucapkan terima kasih kepada Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) yang telah memberi dukungan dan pendanaan terhadap kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan ini sangat bermanfaat bagi guru-guru pada SMP Negeri Se Kota Batu.

